Banyuasin.Sumsel.Today-Pelaksanaan Pekerjaan Peningkatan Jalan Ruas Muara Padang Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin yang dibangun dengan Pagu Anggaran Lebih dari 34 Miliar Rupiah melalui Dana Pemulihan Ekonomi (PEN) Terus Menuai Polemik.

Pasalnya setelah Sebelum nya Viral sebuah Vidio yang memperlihatkan beberapa warga mengupas dan memukul cor beton dengan mudahnya seperti kerupuk,kini kembali virall vidio Investigasi Ir..Feri Kurniawan Deputy K-MAKI yang turun langsung ke lapangan mengecek dan mengomentari pelaksanaan proyek tersebut.

Menanggapi Hal tersebut,Kepala Dinas PU TR Kabupaten Banyuasin Melalui AndreLumenta PPK Pelaksanaan Pekerjaan Peningkatan Jalan Ruas Muara Padang Muara Sugihan saat di konfirmasi Banyuasin.Sumsel.Today melalui Pesan singkat WhatApp Selasa,15 Februari 2022 menyebutkan bahwa Pelaksanaan proyek tersebut sudah sesuai RAB.
“yang disampeke dalam video itu dak benar,rab kito idak pakai besi dowel,rab kito Cuma pakai besi wiremesh”ungkap Andre
Setelah ditanya oleh Banyuasin.Sumsel.Today apakah proyek tersebut sudah sesuai RAB,Andre Lumenta menyatakan “Yo,la sesuai dgn rab”
Terpisah,menanggapi jawaban dari pihak PPK PU TR Kabupaten Banyuasin tersebut,Ir..Feri Kurniawan Deputy K-MAKI menyampaikan “Artinya bukan Kontraktor yang salah tapi Dinas PUPR Banyuasin yang ditenggarai membuat perencanaan yang tidak mengacu speks teknis standart pembuatan jalan cor beton (rigid pavement)”tulis Feri Kurniawan
Selanjutnya melalui sambungan Telpon WhattApp Feri menambahkan “Jika dilihat dari waktu pengerjaan seharusnya pekerjaan itu sudah selesai di Januari tapi mengapa saat ini (15 Februari-Red) proyek itu masih pada tahap pengerjaan,seharusnya kan sudah di stop karna sudah habis masa pengerjaan nya”ungkap Feri
Sementara itu Muhammad Nasir.S.,Si Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Saat dimintai tanggapan nya oleh Banyuasin.Sumsel.Today Rabu,16 Februari 2022 Menuturkan Pembangunan tersebut memang terkesan dipaksakan dimana dari sumber dana nya pun sudah berhutang dan ini pernah kita sampaikan di Rapat Paripurna DPRD Kab.Banyuasin ,belum lagi perencanaan nya yg tidak memperhatikan keadaan cuaca maupun kondisi dilapangan.Terang Muhammad Nasir

“Seandainya spek Beton yg diharapkan adalah K300 Karena kondisi dilapangan sering banjir bisa jd kwalitas beton nya menurun,terlebih lagi bila pondasi agregatnya tidak terlalu kuat”tambah Muhammad Nasir
“Mestinya Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengedepankan Permendagri No 70 Tahun 2019 Tentang Sistem Imformasi Pembangunan Daerah (SIPD), sehingga perencanaan lebih terarah dan matang
serta saya minta kepada Banyuasin.Sumsel.Today untuk mengkonfirmasi juga kepada Komisi III DPRD karena tentang pembangunan itu termasuk ranah mereka”tutup Muhammad Nasir.S,.Si anggota DPRD Kab.Banyuasin yg mempunyai Tagline Politik Kebijakan Anggaran (Keuangan Daerah) yang Transfaran dan Akuntabel Untuk Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat ini
Setelah itu Banyuasin.Sumsel.Today Berusaha menghubung Asdianto Anggota Komisi III DPRD Kab.Banyuasin Via pesan singkat WhatApp Asdianto menyatakan akan bermusyawarah dengan seluruh anggota Komisi III dulu.
“Agek kk ini lg di jambi agek kk musyawarah dg anggota komisi lll dulu”Jawab Asdianto Rabu,16 Februari 2022

Selanjunya Asdianto menghubungi Banyuasin.Sumsel.Today melalui Hubungan Telpon (Jum’at,18 Februari 2022) menuturkan Komisi III DPRD sudah bermusyawah dan secepatnya setelah menyelesaikan Reses tanggal 21 sampai 26 Februari maka Komisi III akan melaksanakan Sidak ke Lokasi.tutup Asdianto
(BST-B.Setiawan)

















Discussion about this post