PANGKALAN BALAI, banyuasin.sumsel.today – Isu yang berkembang dilingkungan di DPRD Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel dipenghujung tahun 2022 bahwa ada kunjungan kerja (Kunker) para Dewan dan ASN pendamping sudah 5 kali di luar Provinsi hingga saat masih belum dibayar ternyata benar adanya.
Para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang meminta jatidirinya tak disebut dalam pemberitaan mengatakan kondisi ASN dilingkungan kerja DPRD Banyuasin yang jadi pendamping berharap dana itu segera dicairkan, karena sudah 5 kali keluar provinsi dan sekarang telah diujung tahun, ujarnya.
Masih menurut Irian Setiawan, mengenai nilai dananya kalau dikumpulkan yang agak banyak, tapi tidak mau menguraikan rincianya, kalau dengan kondisi saat ini dana itu benar-benar sangat berguna, jika cepat cair dan tak ada potongan, tandasnya.
Diruang berbeda tapi di Gedung DPRD Banyuasin berbincang dengan tenaga honorer mengatakan, masalah honor kami di DPRD Banyuasin masih lancar seperti biasa, tetapi untuk bulan 10-11 dan 12 ini memang belum dibayar, aku salah seorang tenaga honorer yang bekerja 12 tahun.
Via WhatsApp Wakil Ketua DPRD Banyuasin Sukardi mengatakan terkait perihal dikatakan “Owhh itu kang, iya memang kang, tapi utk lbh clearnya njenengan konfirmasinya ke sekwan langsung wae kang, jawabnya.
Kepada Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin juga Via WhatsApp, Irian Setiawan dikatakan bahwa “Anggaran pemda masih kosong kami sabar bae sebagai dewan maklum”, jawabnya.
Sayangnya Sekretaris Dewan (Sekwan) Banyuasin yang biasa akraf disapa Pak Yayan ketika diminta konfirmasinya Via WhatsApp seperti saran Wakil Ketua DPRD Banyuasin itu hingga beritanya ditayangkan Sekwan tidak ada berikan jawabanya.(mnn group)
Editor : BST


















Discussion about this post