LEBUNG, banyuasin.sumsel.today – Terkait Kerusakan Jalan Penghubung Desa Lebung menuju Kota Pangkalan Balai, Puluhan warga Desa Lebung Kecamatan Rantau Bayur melakukan unjuk rasa di Kantor Desa Lebung. Kamis 22 September 2022.

Pada kesempatan itu Hadir Kepala Desa Lebung Masrodi, Ketua BPD Desa Lebung Syamsul, Personil dari Mapolsek Rantau Bayur Yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Rantau Bayur AKP Arifin, SH, Perwakilan dari Satpol PP Kabupaten Banyuasin yang dipimpin Oleh Bustani Arifin dan Mulyadi.

Aksi unjuk rasa ini dipimpin oleh tokoh masyarakat Desa Lebung Indo Sapri sebagai Koordinator aksi dan M.Ahad sebagai Koordinator lapangan serta puluhan masyarakat Desa Lebung Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin.
Dalam Orasinya Indo Sapri menuturkan aksi ini terjadi karena keprihatinan masyarakat Desa Lebung terhadap kondisi jalan penghubung Desa Lebung menuju Kota Pangkalan Balai yang semakin hari semakin memprihatinkan.

Indo Sapri berharap dengan adanya aksi ini, kedepan pengusaha tambang pasir maupun mobil Angkutan yang bertonase berat dapat memberikan Retribusi untuk perbaikan jalan penghubung Desa Lebung kecamatan Rantau Bayur menuju Kota Pangkalan balai, sebab masyarakat menduga salah satu penyebab kerusakan jalan karena dampak adanya tambang pasir di Desa Lebung serta intensitas Angkutan Pasir yang melalui jalan tersebut.
“Kami disini tidak ada kepentingan pribadi maupun kelompok atau kebencian terhadap pengusaha pasir, namun kami prihatin dengan dampak dari aktifitas tersebut yang mengakibatkan kerusakan jalan umum, disini kami hadir menyarankan solusi kepada Pemerintah Desa Lebung yaitu dengan meminta Pemerintah Desa Lebung dan BPD untuk segera membentuk dan mengesahkan Perdes yang mewajibkan pengusaha Tambang Pasir maupun Mobil Angkutan yang melintasi jalan Desa Lebung agar membayar Kontribusi”jelasnya
“Selanjutnya dana kontribusi ini sebaiknya dikelola oleh BUMDes agar dana yabg didapat bisa dipergunakan untuk memperbaiki jalan yabg rusak, jika hal ini dapat berjalan alangkah baiknya untuk kepentingan bersama, tidak seperti selama ini yang selalu saling menyalahkan tanpa solusi”imbuhnya
“Kami sebagai masyarakat Desa Lebung sudah tidak tahan lagi dengan kerusakan jalan ini maka hari ini kami datang untuk mengusulkan solusi serta mendorong semua pihak untuk segera bertindak, jika pihak-pihak terkait tidak mengambil tindakan untuk mencarikan solusi tentang kerusakan jalan ini kami tidak akan berhenti bersuara”tutupnya
Ditempat yang sama Kepala Desa Lebung Kecamatan Rantau Bayur Masrodi.MN yang menyambut massa aksi menuturkan pihak Pemerintah Desa Lebung akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk segera memperbaiki jalan serta membentuk dan menyusun Peraturan Desa untuk mengambil Retribusi dari Pengusaha Tambang Pasir maupun Pemilik Mobil Angkutan yang melintasi Jalan Desa Lebung agar selanjutnya dana yang dihasilkan dapat dipergunakan untuk memperbaiki jalan serta untuk kepentingan masyarakat.
“Saya Pastikan untuk penambang pasir agar segera memperbaiki jalan dan akan secepatnya kami melakukan Koordinasi dan konsultasi dengan berbagai pihak untuk membentuk dan mengesahkan peraturan Desa seperti yang di inginkan masyarakat”jelasnya
Aksi ditutup dengan Mediasi antara Perwakilan Masyarakat, Kepala Desa Lebung, BPD Desa Lebung, Satpol PP Kabupaten Banyuasin serta Mapolsek Rantau Bayur.
Red/BST



















Discussion about this post